);

Uncategorized

Cantik dan Awet Muda dengan Beauty Drink, Efektifkah?

Ada banyak product yang ditawarkan selagi ini, yang diklaim mampu memicu tampilan wanita tambah cantik. Mulai dari perawatan kecantikan dengan alat canggih, atau mengemas bahan-bahan alami di dalam wujud makanan dan minuman untuk memicu kulit terlihat sehat dan awet muda.

Baru-baru ini, ada tren perawatan yang nampaknya menjadi banyak dikembangkan oleh sebagian produsen di bidang kecantikan, yaitu minuman kecantikan atau beauty drink. Mulai dari pasar Asia yaitu Pabrik Minuman Kolagen, layaknya Hong Kong, Jepang dan Korea, kini pasar Amerika dan Eropa termasuk menjadi mengolah berbagai merek beauty drink.

www.mandala.co.id

Produk minuman kecantikan ini disebut-sebut mempunyai kadar kolagen dan hyaluronic acid yang mampu berperan menjaga kekenyalan kulit. Seiring pertambahan usia, mengolah kolagen alami di dalam tubuh akan berkurang. Oleh karena itu, beauty drink menjadi banyak diminati karena diklaim mampu memberi asupan kolagen untuk menghambat penuaan dini. Namun, apakah beauty drink benar efektif kalau dilihat dari kacamata kedokteran? Ketika kita menilai apakah suatu bahan itu bermanfaat bagi kulit, kita wajib menyadari apakah bahan itu mampu diserap lambung. Berapa prosen kadar konsentrasinya di dalam darah dan berapa prosen konsentrasinya di dalam kulit. Misalnya vitamin c, sebagian besar akan terbuang lewat urin. Jadi lebih baik langsung ke pembuluh darah atau dioleskan

Seperti yang diungkap dr. Gloria, keefektivan beauty drink belum teruji kebenarannya. Daripada meminum kolagen yang belum tentu berpengaruh langsung ke sel kulit, dokter lulusan Universitas Indonesia itu merekomendasikan untuk meminum vitamin C saja untuk memicu kulit kelihatan sehat dan segar.

Jadi untuk kolagen yang tujuannya di wajah, lebih efektif dengan bahan-bahan yang langsung dipakai di permukaan kulit wajah. Misalnya krim, peeling, laser atau alat-alat lain yang sesungguhnya secara lokal akan merangsang kolagen di bagian tertentu. Jadi kita supply bahan yang memiliki kandungan itu, menjadi bukan kolagennya yang diminum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *